IKRAR Ciparahu : Sehelai Do'a Untuk Korban Tsunami Banten - Blog Nurdin Sikalem
IKRAR merupakan sebuah komunitas kecil pemuda kreatif desa yang sudah berdiri kurang lebih satu tahun, IKRAR yang di singkat dari Ikatan Remaja Ciparahu didirikan dan dipimpin oleh Muhammad Rohman, komunitas desa yang satu ini senan tiasa setulus hati membantu para korban tsunami yang baru saja terjadi di Banten.

Ciparahu sendiri merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak - Banten, saya adalah salah satu anggota IKRAR Ciparahu karena Desa Ciparahu merupakan tanah kelahiran saya sendiri.

IKRAR artinya Janji, sehingga kita harus saling membantu dan senantiasa harus selalu dalam ikatan, seperti pada kesempatan ini Ikrar menuntaskan kekompakkannya bahwa Ikrar benar-benar komunitas seperti motonya.

Sehelai Do'a untuk para korban Tsunami Banten, Minggu, 24 Desember pasca tsunami terajadi di Anyer dan Pandeglang, IKRAR senantiasa menjadi relawan dengan sepenuh hati membantu korban disana, apalagi, ini adalah bukti pembalasan Ikrar disaat dulu mereka membantu kami dalam musibah Gempa Banten yang kebetulan saya pun korbannya.

Saya sendiri tidak ikut dalam acara tersebut, namun bukan berbarti saya tidak ikut prihatin, ucapan doa dan air mata saya tumpahkan untuk sudara yang menjadi korban tsunami di Pandeglang, Anyer dan Lampung Selatan.

Team relawan IKRAR Ciparahu berangkat ke Pandeglang bersama Team FKPS CIhara, kedua komunitas pemuda ini ada untuk memberikan bantuan kepada para korban musibah yang akhir-akhir ini terjadi, semoga, dengan bantuan yang kami berikan, para korban dimudahkan dalam segala hal, serta doa yang turut menyertai mereka disana, semoga Allah memberikan ketabahan dan dilancarkan segalanya.

IKRAR dan FKPS terhimpun dalam komunitas Saung Pemuda Kreatif Kecamatan Cihara, memang kedua Komunitas yang berada di Kabupaten Lebak bagian selatan ini hadir dengan tujuan yang sama, dengan demikian, keduanya pun ikut serta dalam segala hal yang terjadi, baik itu suka maupun duka.


IKRAR Ciparahu : Sehelai Do'a Untuk Korban Tsunami Banten

IKRAR Ciparahu : Sehelai Do'a Untuk Korban Tsunami Banten
Blog Nurdin Sikalem
IKRAR merupakan sebuah komunitas kecil pemuda kreatif desa yang sudah berdiri kurang lebih satu tahun, IKRAR yang di singkat dari Ikatan Remaja Ciparahu didirikan dan dipimpin oleh Muhammad Rohman, komunitas desa yang satu ini senan tiasa setulus hati membantu para korban tsunami yang baru saja terjadi di Banten.

Ciparahu sendiri merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak - Banten, saya adalah salah satu anggota IKRAR Ciparahu karena Desa Ciparahu merupakan tanah kelahiran saya sendiri.

IKRAR artinya Janji, sehingga kita harus saling membantu dan senantiasa harus selalu dalam ikatan, seperti pada kesempatan ini Ikrar menuntaskan kekompakkannya bahwa Ikrar benar-benar komunitas seperti motonya.

Sehelai Do'a untuk para korban Tsunami Banten, Minggu, 24 Desember pasca tsunami terajadi di Anyer dan Pandeglang, IKRAR senantiasa menjadi relawan dengan sepenuh hati membantu korban disana, apalagi, ini adalah bukti pembalasan Ikrar disaat dulu mereka membantu kami dalam musibah Gempa Banten yang kebetulan saya pun korbannya.

Saya sendiri tidak ikut dalam acara tersebut, namun bukan berbarti saya tidak ikut prihatin, ucapan doa dan air mata saya tumpahkan untuk sudara yang menjadi korban tsunami di Pandeglang, Anyer dan Lampung Selatan.

Team relawan IKRAR Ciparahu berangkat ke Pandeglang bersama Team FKPS CIhara, kedua komunitas pemuda ini ada untuk memberikan bantuan kepada para korban musibah yang akhir-akhir ini terjadi, semoga, dengan bantuan yang kami berikan, para korban dimudahkan dalam segala hal, serta doa yang turut menyertai mereka disana, semoga Allah memberikan ketabahan dan dilancarkan segalanya.

IKRAR dan FKPS terhimpun dalam komunitas Saung Pemuda Kreatif Kecamatan Cihara, memang kedua Komunitas yang berada di Kabupaten Lebak bagian selatan ini hadir dengan tujuan yang sama, dengan demikian, keduanya pun ikut serta dalam segala hal yang terjadi, baik itu suka maupun duka.


Loading...