Begini Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Terbaru dan Terlengkap - Blog Nurdin Sikalem
Kartu Indonesia Pintar

Bagaimana cara mendapatkan kartu Indonesia pintar atau disingkat KIP? Ternyata cara mendapatkannya hampir sama dengan mendapatkan kartu-kartu yang lainnya, tentu ada persyaratan khusus bagi orang yang ingin memilikinya.


Mungkin ada sebagian yang belum mengenal Kartu Indonesia Pintar, sehingga saya perlu menjelaskannya terlebih dahulu sebelum kita mengetahui cara mendapatkan kartu Indonesia Pintar yang tentu ada tujuan tertentu.

Apa Itu KIP?


Kartu Indonesia Pintar atau KIP merupakan program yang diperuntukkan keluarga kurang miskin dan rentan miskin, tujuan dari program ini adalah untuk membantu menyekolahkan anaknya dari usia 7-18 tahun secara gratis.

Bagi mereka yang berhasil memiliki atau menggunakan KIP akan di berikan bantuan secara tunai oleh pemerintah secara reguler dan disimpan dalam KIP. Dana yang diberikan pemerintah bukan untuk yang lainnya, melainkan untuk bersekolah secara gratis.

Siapa sih yang enggak mau sekolah? Sedangkan kita semua wajib bersekolah, tapi sayangnya ada banyak kendala ketika kita ingin bersekolah, salah satunya biaya yang terbatas, seperti yang telah saya rasakan, putus di pertengahan semester kelas 10 SMK karena kekurangan biaya.

KIP

Tujuan KIP


Tujuan Kartu Indonesia Pintar merupakan dorongan bagi siswa untuk menghilangkan hambatan ekonomi yang akan berakibat pada putusnya sekolah. Bukan hanya satu atau dua kasus saja, banyak siswa yang putus sekolah hanya karena kekurangan biaya.

Selain itu, fungsi KIP juga berlaku bagi siswa yang sudah putus sekolah agar kembali bersekolah. Ya, KIP ini sangat membantu, seandainya waktu saya sekolah program ini sudah ada, mungkin saya bisa mengakhiri sekolah hingga tuntas.

Tak hanya membantu biaya administrasi saja, KIP juga berfungsi sebagai bantuan biaya lainnya dalam kegiatan pembelajaran. Dengan hal ini, tentu saja kita tidak perlu lagi mengeluh karena kekurangan biaya untuk bersekolah.

Manfaat KIP


Adapun manfaat Kartu Indonesia Pintar, sebagaimana tujuan dan fungsinya yang membantu siswa agar terus bersekolah walaupun mereka sudah putus, tapi bisa di tarik kembali bersekolah. Selain itu, ada beberapa manfaat KIP yang telah saya rangkum.

  • KIP berperan sebagai penanda dan digunakan untuk menjamin serta memastikan anak usia sekolah 6-21 tahun dari keluarga pemegang KKS untuk mendapatkan manfaat program KIP jika mereka terdaftar di Sekolah, Madrasah, Ponpes, Program Paket (A/B/C), dan lembaga lainnya.
  • KIP berperan sebagai cakupan anak sekolah namun tidak bersekolah akibat hambatan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, seperti anak panti asuhan, jalanan, serta anak-anak yang bekerja dan difabel.
  • KIP mendorong anak usia sekolah yang sudah tidak terdaftar di sekolah agar dapat ditarik kembali dan bisa melanjutkan pendidikannya.
  • KIP menjamin bantuan pendidikan hingga SMA/SMK/MA.

Pemegang KIP


Siapa saja yang dapat memiliki atau menggunakan Kartu Indonesia Pintar? Mungkin kamu menganggap tidak ada syarat-syarat khusus untuk memiliki KIP, namun ada beberapa syarat bagi siswa yang ingin memilikinya, seperti berikut ini.

  • Penerima BSM dari pemegang KPS yang ditetapkan pada SP2D 2014.
  • Anak usia 6-21 tahun dari keluarga pemegang KKS/KPS yang belum terdaftar sebagai penerima BSM.
  • Usia 6-21 tahun dari keluarga peserta PKH.
  • Usia 6-21 tahun yang tinggal di Panti Asuhan.
  • Usia 6-21 tahun khusus untuk santri pondok pesantren yang memiliki KKS/KPS Madrasah.
  • Usia 6-21 tahun yang terancam putus sekolah akibat permasalahan ekonomi.

Manfaat Kartu Indonesia Pintar

Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar


Setelah kita mengetahui tujuan serta manfaat Kartu Indonesia Pintar, kini kita mencari tahu bagaimana cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar? Baik, mari kita ulas sebagaimana yang telah disebutkan di laman resmi KEMENDIKBUD.

Bagi siswa yang belum memiliki KIP dan ingin mendapatkannya, siswa perlu membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke lembaga terdekat untuk mendaftarkan diri sebagai peserta KIP. Jika orang tuanya tidak memiliki KKS, orang tua siswa dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW dan Desa/Kelurahan.

Setelah data lengkap, pihak sekolah atau madrasah akan mencatat data siswa yang kemudian dikirimkan ke dinas pendidikan atau kementrian agama Kabupaten/Kota terdekat. Setelah lulus, Kementrian pendidikan/kementerian agama akan mengirimkan KIP kepada siswa yang lolos seleksi.

Jika kamu berhasil lolos, selamat kamu akan mendapatkan Kartu Indonesia Pintar yang akan membantu kamu dalam membiayai pendidikan yang sebelumnya merasa tidak mampu, namun setelah ada KIP kamu akan dimudahkan.

Akhir Kata


Jadi, itulah bagaimana cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar, di atas sudah saya jelaskan beserta pengertian dan juga manfaat dari KIP sebagai program pemerintah yang sudah berdiri sejak tahun 2014 ini.

Demikian cara mendapatkan kartu Indonesia pintar terbaru dan terlengkap semoga bermanfaat.

Begini Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Terbaru dan Terlengkap

Begini Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Terbaru dan Terlengkap
Blog Nurdin Sikalem
Kartu Indonesia Pintar

Bagaimana cara mendapatkan kartu Indonesia pintar atau disingkat KIP? Ternyata cara mendapatkannya hampir sama dengan mendapatkan kartu-kartu yang lainnya, tentu ada persyaratan khusus bagi orang yang ingin memilikinya.


Mungkin ada sebagian yang belum mengenal Kartu Indonesia Pintar, sehingga saya perlu menjelaskannya terlebih dahulu sebelum kita mengetahui cara mendapatkan kartu Indonesia Pintar yang tentu ada tujuan tertentu.

Apa Itu KIP?


Kartu Indonesia Pintar atau KIP merupakan program yang diperuntukkan keluarga kurang miskin dan rentan miskin, tujuan dari program ini adalah untuk membantu menyekolahkan anaknya dari usia 7-18 tahun secara gratis.

Bagi mereka yang berhasil memiliki atau menggunakan KIP akan di berikan bantuan secara tunai oleh pemerintah secara reguler dan disimpan dalam KIP. Dana yang diberikan pemerintah bukan untuk yang lainnya, melainkan untuk bersekolah secara gratis.

Siapa sih yang enggak mau sekolah? Sedangkan kita semua wajib bersekolah, tapi sayangnya ada banyak kendala ketika kita ingin bersekolah, salah satunya biaya yang terbatas, seperti yang telah saya rasakan, putus di pertengahan semester kelas 10 SMK karena kekurangan biaya.

KIP

Tujuan KIP


Tujuan Kartu Indonesia Pintar merupakan dorongan bagi siswa untuk menghilangkan hambatan ekonomi yang akan berakibat pada putusnya sekolah. Bukan hanya satu atau dua kasus saja, banyak siswa yang putus sekolah hanya karena kekurangan biaya.

Selain itu, fungsi KIP juga berlaku bagi siswa yang sudah putus sekolah agar kembali bersekolah. Ya, KIP ini sangat membantu, seandainya waktu saya sekolah program ini sudah ada, mungkin saya bisa mengakhiri sekolah hingga tuntas.

Tak hanya membantu biaya administrasi saja, KIP juga berfungsi sebagai bantuan biaya lainnya dalam kegiatan pembelajaran. Dengan hal ini, tentu saja kita tidak perlu lagi mengeluh karena kekurangan biaya untuk bersekolah.

Manfaat KIP


Adapun manfaat Kartu Indonesia Pintar, sebagaimana tujuan dan fungsinya yang membantu siswa agar terus bersekolah walaupun mereka sudah putus, tapi bisa di tarik kembali bersekolah. Selain itu, ada beberapa manfaat KIP yang telah saya rangkum.

  • KIP berperan sebagai penanda dan digunakan untuk menjamin serta memastikan anak usia sekolah 6-21 tahun dari keluarga pemegang KKS untuk mendapatkan manfaat program KIP jika mereka terdaftar di Sekolah, Madrasah, Ponpes, Program Paket (A/B/C), dan lembaga lainnya.
  • KIP berperan sebagai cakupan anak sekolah namun tidak bersekolah akibat hambatan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, seperti anak panti asuhan, jalanan, serta anak-anak yang bekerja dan difabel.
  • KIP mendorong anak usia sekolah yang sudah tidak terdaftar di sekolah agar dapat ditarik kembali dan bisa melanjutkan pendidikannya.
  • KIP menjamin bantuan pendidikan hingga SMA/SMK/MA.

Pemegang KIP


Siapa saja yang dapat memiliki atau menggunakan Kartu Indonesia Pintar? Mungkin kamu menganggap tidak ada syarat-syarat khusus untuk memiliki KIP, namun ada beberapa syarat bagi siswa yang ingin memilikinya, seperti berikut ini.

  • Penerima BSM dari pemegang KPS yang ditetapkan pada SP2D 2014.
  • Anak usia 6-21 tahun dari keluarga pemegang KKS/KPS yang belum terdaftar sebagai penerima BSM.
  • Usia 6-21 tahun dari keluarga peserta PKH.
  • Usia 6-21 tahun yang tinggal di Panti Asuhan.
  • Usia 6-21 tahun khusus untuk santri pondok pesantren yang memiliki KKS/KPS Madrasah.
  • Usia 6-21 tahun yang terancam putus sekolah akibat permasalahan ekonomi.

Manfaat Kartu Indonesia Pintar

Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar


Setelah kita mengetahui tujuan serta manfaat Kartu Indonesia Pintar, kini kita mencari tahu bagaimana cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar? Baik, mari kita ulas sebagaimana yang telah disebutkan di laman resmi KEMENDIKBUD.

Bagi siswa yang belum memiliki KIP dan ingin mendapatkannya, siswa perlu membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke lembaga terdekat untuk mendaftarkan diri sebagai peserta KIP. Jika orang tuanya tidak memiliki KKS, orang tua siswa dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW dan Desa/Kelurahan.

Setelah data lengkap, pihak sekolah atau madrasah akan mencatat data siswa yang kemudian dikirimkan ke dinas pendidikan atau kementrian agama Kabupaten/Kota terdekat. Setelah lulus, Kementrian pendidikan/kementerian agama akan mengirimkan KIP kepada siswa yang lolos seleksi.

Jika kamu berhasil lolos, selamat kamu akan mendapatkan Kartu Indonesia Pintar yang akan membantu kamu dalam membiayai pendidikan yang sebelumnya merasa tidak mampu, namun setelah ada KIP kamu akan dimudahkan.

Akhir Kata


Jadi, itulah bagaimana cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar, di atas sudah saya jelaskan beserta pengertian dan juga manfaat dari KIP sebagai program pemerintah yang sudah berdiri sejak tahun 2014 ini.

Demikian cara mendapatkan kartu Indonesia pintar terbaru dan terlengkap semoga bermanfaat.
Loading...