Ini Arti Kata Ceunah Dalam Bahasa Sunda yang Sekarang Viral - Blog Nurdin Sikalem
Arti ceunah

Apa arti ceunah? Dalam sehari-hari, istilah ini memang sering banget di ungkapkan, bukan tanpa alasan, ceunah bukan pula bahasa gaul akan tetapi istilah dalam bahasa Sunda yang kini kita akan mengetahui arti dalam bahasa Indonesia-Nya.

Mungkin kamu sering melihat di instagram, atau sosial media lainnya, caption dengan sebutan Ceunah sudah banyak bertebaran yang melengkapi postingan mereka di sosial media, lantas, sebenarnya apa sih arti ceunah?.

Kamu juga bisa mengetahui arti ambigu yang memang agak sulit untuk di artikan, tapi istilah ceunah tidak sesulit istilah ambigu. Juga tidak seperti arti Gabut yang merupakan istilah gaul jaman sekarang.

Arti Ceunah Dalam Bahasa Sunda


Arti ceunah adalah Katanya, istilah ini bukan bahasa formal, namun kata ini sering di gunakan dalam bahasa sehari-hari oleh masyarakat Sunda. Kemudian, bahasa formal dari istilah ini yaitu Saurna, artinya sama seperti di atas.

Apa itu formal? Adalah bahasa lemes, istilah ceunah merupakan bahasa kasar yang biasanya digunakan oleh orang-orang yang sedang ngobrol dengan teman sebaya. Kemudian saurna adalah bahasa lemes yang biasanya digunakan agar obrolan lebih hangat dan sopan.

Baca Juga : Arti Kata Alay

Contoh Kalimat Ceunah


Contoh kalimat Ceunah
Contoh kalimat ceunah

Sesuai dengan arti ceunah yang sudah kita dapatkan di atas, saya akan memberikan sedikit contoh penggunaan kata ceunah dalam bahasa Sunda lengkap juga dengan terjemaah dalam bahasa Indonesia, dan berikut ini contohnya.

  • Ceunah maneh bade meser kaos, naha te jadi?. (katanya kamu mau beli kaos , kenapa enggak jadi?).
  • Kang Ade ceunah kamari ameng ka Sawarna, tapi te ngajak. (Kang Ade kemaring main ke Sawarna, tapi enggak ngajak.
  • Kumaha atuh, ceunah maneh bogoh ka urang, naha malah ninggalken?. (Gimana sih, katanya kamu cinta sama saya, tapi kenapa malah ninggalin?.

Kira-kira begitulah contoh istilah ceunah dalam bahasa sunda yang kini menjadi istilah para pengguna sosial media untuk melengkapi postingannya, agar lebih menarik dan ya mungkin ada alasan tertentu kenapa mereka menggunakan caption tersebut.


Perbedaan Ceunah Dengan Saurna


Adapaun perbedaan ceunah dengan saurna ini hanya dalam bentuk bahasanya saja, seperti pada paragraf yang membahas arti ceunah di atas, saurna adalah sitilah formal/lemes yang di ungkapkan agar obrolan lebih sopan.

Sedangkan ceunah, isitlah kasar atau non formal dalam bahasa Sunda, biasanya isitlah ini di gunakan oleh obrolan-obrolan biasa, seperti percakapan antar teman, keluarga atau kerabat. Tapi arti dari keduanya ini sama-sama yaitu Katanya.

Dalam bahasa Sunda memang sebuah istilah atau kata biasanya terbentuk lebih dari satu, sama halnya seperti bahasa Indonesia, ada yang kasar ada pula yang lemes atau formal, perbedaannya hanya dari bentuk katanya saja.

Jadi itulah arti ceunah dalam bahasa Sunda, kini kita sudah mengetahui arti, makna atau definisi katanya. Akhir kata, semoga artikelnya bermanfaat.

Ini Arti Kata Ceunah Dalam Bahasa Sunda yang Sekarang Viral

Ini Arti Kata Ceunah Dalam Bahasa Sunda yang Sekarang Viral
Blog Nurdin Sikalem
Arti ceunah

Apa arti ceunah? Dalam sehari-hari, istilah ini memang sering banget di ungkapkan, bukan tanpa alasan, ceunah bukan pula bahasa gaul akan tetapi istilah dalam bahasa Sunda yang kini kita akan mengetahui arti dalam bahasa Indonesia-Nya.

Mungkin kamu sering melihat di instagram, atau sosial media lainnya, caption dengan sebutan Ceunah sudah banyak bertebaran yang melengkapi postingan mereka di sosial media, lantas, sebenarnya apa sih arti ceunah?.

Kamu juga bisa mengetahui arti ambigu yang memang agak sulit untuk di artikan, tapi istilah ceunah tidak sesulit istilah ambigu. Juga tidak seperti arti Gabut yang merupakan istilah gaul jaman sekarang.

Arti Ceunah Dalam Bahasa Sunda


Arti ceunah adalah Katanya, istilah ini bukan bahasa formal, namun kata ini sering di gunakan dalam bahasa sehari-hari oleh masyarakat Sunda. Kemudian, bahasa formal dari istilah ini yaitu Saurna, artinya sama seperti di atas.

Apa itu formal? Adalah bahasa lemes, istilah ceunah merupakan bahasa kasar yang biasanya digunakan oleh orang-orang yang sedang ngobrol dengan teman sebaya. Kemudian saurna adalah bahasa lemes yang biasanya digunakan agar obrolan lebih hangat dan sopan.

Baca Juga : Arti Kata Alay

Contoh Kalimat Ceunah


Contoh kalimat Ceunah
Contoh kalimat ceunah

Sesuai dengan arti ceunah yang sudah kita dapatkan di atas, saya akan memberikan sedikit contoh penggunaan kata ceunah dalam bahasa Sunda lengkap juga dengan terjemaah dalam bahasa Indonesia, dan berikut ini contohnya.

  • Ceunah maneh bade meser kaos, naha te jadi?. (katanya kamu mau beli kaos , kenapa enggak jadi?).
  • Kang Ade ceunah kamari ameng ka Sawarna, tapi te ngajak. (Kang Ade kemaring main ke Sawarna, tapi enggak ngajak.
  • Kumaha atuh, ceunah maneh bogoh ka urang, naha malah ninggalken?. (Gimana sih, katanya kamu cinta sama saya, tapi kenapa malah ninggalin?.

Kira-kira begitulah contoh istilah ceunah dalam bahasa sunda yang kini menjadi istilah para pengguna sosial media untuk melengkapi postingannya, agar lebih menarik dan ya mungkin ada alasan tertentu kenapa mereka menggunakan caption tersebut.


Perbedaan Ceunah Dengan Saurna


Adapaun perbedaan ceunah dengan saurna ini hanya dalam bentuk bahasanya saja, seperti pada paragraf yang membahas arti ceunah di atas, saurna adalah sitilah formal/lemes yang di ungkapkan agar obrolan lebih sopan.

Sedangkan ceunah, isitlah kasar atau non formal dalam bahasa Sunda, biasanya isitlah ini di gunakan oleh obrolan-obrolan biasa, seperti percakapan antar teman, keluarga atau kerabat. Tapi arti dari keduanya ini sama-sama yaitu Katanya.

Dalam bahasa Sunda memang sebuah istilah atau kata biasanya terbentuk lebih dari satu, sama halnya seperti bahasa Indonesia, ada yang kasar ada pula yang lemes atau formal, perbedaannya hanya dari bentuk katanya saja.

Jadi itulah arti ceunah dalam bahasa Sunda, kini kita sudah mengetahui arti, makna atau definisi katanya. Akhir kata, semoga artikelnya bermanfaat.
Loading...